Featured

Minggu, 11 Januari 2015

Etika Profesi Akuntansi

etika profesi akuntan
etika profesi akuntansi

Etika Profesi Akuntansi


Dalam dunia lembaga akuntansi, ada yang namanya kode etik profesi akuntansi, seorang akuntan profesional harus memiliki Etika Profesi Akuntansi. di Indonesia, kode etik ini di gawangi oleh organisasi profesi akuntansi, Ikatan Akuntan Indonesia ( IAI ), Tujuan dari kode etik profesi akuntansi ini diantaranya adalah:
  • Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi.
  • Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota.
  • Untuk menjunjung tinggi martabat profesi
  • Untuk meningkatkan mutu profesi.
  • Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi
  • Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi.
  • Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
  • Menentukan baku standar

.Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia, meliputi 3 bagian:
  1. Prinsip Etika,
  2. Aturan Etika, dan
  3. Interpretasi Aturan Etika

Prinsip Etika memberikan dasar kerangka bagi Aturan Etika yang mengatur suatu pelaksanaan jasa profesionall oleh anggota. Prinsip Etika disahkan oleh Kongres serta berlaku untuk seluruh anggotanya, sedangkan Aturan Etika disahkan oleh Rapat Anggota Himpunan dan mengikat hanya kepada anggota Himpunan yang bersangkutan. Interpretasi Aturan Etika adalah interpretasi jang ditetapkan oleh Badan yang di bentuk oleh Himpunan setelah mendengarkan/memerhatikan tanggapan dari anggota dan juga pihak berkepentingan yang lain, digunakan sebagai panduan menerapkan Aturan Etika tanpa bermaksud untuk membatasi lingkup dan juga penerapannya.

Prinsip Etika Profesi Akuntan


1.      Tanggung Jawab Profesi.
Ketika melaksanakan tanggungjawabnya sebagai seorang profesional, setiap anggota harus mempergunakan pertimbangan moral dan juga profesional didalam semua aktivitas/kegiatan yang dilakukan..
2.      Kepentingan Publik,
Setiap anggota harus senantiasa bertindak dalam krangka memberikan pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan yang diberikan publik, serta menunjukkan komitmennya sebagai profesional.
3.      Integritas
Guna menjaga dan juga untuk meningkatkan kepercayaan publik, tiap tiap anggota wajib memenuhi tanggungjawabnya sebagai profesional dengan tingkat integritas yang setinggi mungkin
4.      Obyektivitas
Tiap individu anggota berkeharusan untuk menjaga tingkat keobyektivitasnya dan terbebas dari benturan-benturan kepentingan dalam menjalankan tugas kewajiban profesionalnya
5.      Kompetensi dan sifat kehati hatian profesional
Tiap anggota harus menjalankann jasa profesional dengan kehati hatian, kompetensi dan ketekunan serta memiliki kewajiban memepertahankan keterampilan profesional pada tingkatan yang dibutuhkan guna memastikan bahwa klien mendapatkan manfaat dari jasa profesional yang diberikan dengan kompeten berdasar pada perkembangan praktek, legislasi serta teknik yang mutahir.
6.      Kerahasiaan
Anggota harus menghormati kerahasiaan informasi selama melaksanakan jasa profisional dan juga tak boleh menggunakan ataupun mengungkapkan informasi tersebut jika tanpa persetujua terlebih dahulu kecuali memiliki hak ataupun kewajiban sebagai profesional atau juga hukum untuk mengungkapkan informasinya.
7.      Perilaku Profesional
Tiap anggota wajib untuk berperilaku konsisten dengan reputasi jang baik dan menjauhi kegiatan/tindakan yang bisa mendiskreditkan profesi.
8.      Standar Teknis
Anggota harus menjalankan jasa profesional sesuai standar tehknis dan standard proesional yang berhubungan/relevan. tiap tiap anggota memiliki kewajiban melaksanakan penugasan dari klien selama penugasan tersebut tidak berseberangan dengan prinsip integritas dan prinsip objektivitas
Dalam kode etik yang telah disebutkan pada Etika Profesi Akuntansi sudah diatur bagaimana para akuntan harus bertindak. Namun pada kenyataan, penyimpangan oleh para akuntan banyak terjadi. Penyimpangan penyimpangan yang dilakukan tentu saja berdampak buruk terhadap nama baik ataupun kredibilitas akuntan dimata publik. 

Silahkan baca juga: Contoh Kasus Etika Profesi Akuntansi yang pernah terjadi, pelanggaran pelanggarannya dan yang lainnya.


Sabtu, 10 Januari 2015

Siapa Pengguna Laporan Keuangan?

Laporan Keuangan bisa dibilang wajib hukumnya untuk perusahaan perusahaan skala besar menengah bahkan skala kecil. begitu banyak pihak yang membutuhkannya, Siapa pengguna laporan keuangan?

Umumnya, pihak yang membutuhkan laporan keuangan akuntansi terdiri dari 2 pihak, pertama dari internal perusahaan itu sendiri dan yang kedua pihak yang berada diluar perusahaan atau pihak eksternal.

Pengguna Laporan Keuangan
Pengguna Laporan Keuangan

A. Pihak Internal Perusahaan


Pihak internal perusahaan merupakan pihak yang secara langsung berkaitan dengan aktivitas operasional perusahaan. Terutama oleh manajer, manajer dalam divisi apapun itu. laporan keuangan akuntansi sangat penting bagi manajer. laporan keuangan bisa digunakan untuk mengambil keputusan kebijakan dalam operasi perusahaan bagi seorang manajer. baik itu keputusan keputusan strategis perusahaan dan rencana rencana yang akan dijalankan untuk memaksimalkan keuntungan. semuanya berasal dari laporan keuangan sebagaai bahan dasarnya.

B. Pihak Eksternal Perusahaan


nah, pengguna laporan keuangan pihak eksternal perusahaan ini banyak sekali pihak pihak yang disebut "pihak eksternal", menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dirilis oleh IAI tahun 2002:2-3, pengguna laporan keuangan dari luar perusahaan berikut diantaranya:
  • Investor
Seorang investor atau penanam modal dalam perusahaan juga dengan para penasihatnya berkepentingan mengetahui hasil dari investasi mereka, juga dengan resiko resiko melekat dan yang mungkin akan ditimbulkan dari investasi yang telah mereka keluarkan untuk perusahaan. kepentingannya sangat sederhana, mendapatkan laba, serta memutuskan apakah mereka tetap akan menjadi investor, mengurangi jumlah kepemilikan saham atau bahkan menarik diri (menjual saham) dari perusahaan. mereka juga tertarik dengan informasi mengenai kemampuan perusahaan dalam membayar deviden bagi mereka.
  • Karyawan
Karyawan perusahaan atau kelompok yang mewakili suara merka juga membutuhkan informasi mengenai tingkat profitabilitas serta tingkat kestabilitas perusahaan. mereka ingin mengetahui informasi yang memungkinkan para karyawan untuk mengetahui kemampuan perusahaannya dalam memberikan tingkat upah (balas jasa), mengetaui informasi kesempatan kerja juga informasi manfaat pensiun.
  • Kreditur
Pemberi Pinjaman atau kreditur juga berkepentingan dengan laporan keuangan yang bisa memberikan informasi bagi mereka apakah pinjaman yang telah mereka berikan juga bunganya bisa terbayarkan saat sudah jatuh tempo nanti. Pemberi pinjaman ini bisa bank atau lembaga bukan bank atau individu dan entitas lainnya.
  • Pemasok (rekanan) dan kreditor usaha 
Pemasok  atau rekanan misal pemasok bahan baku bagi perusahaan juga memerlukan dengan laporan keuangan untuk mereka mengambil keputusan apakah nominal yang terhutang akan terbayar saat tiba jatuh tempo. kreditor usaha memerlukan informasi untuk kepentingan apabila perusahaan yang dihutangi adalah pelanggan utama perusahaan pemasok, dan kelangsungan hidup pemasok ini tergantung pada mereka.
  • Pemerintah
Nah, kepentingannya dominan berkaitan dengan  pajak, pemerintah memerlukan laporan keuangan perusahaan untuk mengatur aktivitasnya, menyusun statistik untuk kepentingan negara tentunya, juga yang utama adalah menetapkan kebijakan pajaknya. akuntansi yang digunakan disini berbeda antara laporan akuntansi keuangan perusahaan, biasa disebut dengan Akuntansi Perpajakan
  • Pelanggan
Jika suatu pelanggan terlibat dalam suatu perjanjian jangka panjang dengan perusahaan, mereka juga membutuhkan informasi tentang kelangsungan hidupperusahaan
  • Masyarakat
Sebuah perusahaan bisa mempengaruhi masyarakat dalam beberapa cara, misal jumlah orang yang menjadi pekerja diperusahaan, perlindungan untuk penanam modal dalam negeri. informasikeuangan perusahaan bisa membantu masyarakt menyediakn info atau trend perkembangan terahir tentang rangkaian aktifitas perusahaan..
  • Tukang Parkir
Nah yang satu ini sepertinya ga termasuk.. hehe intemezo saja :)
Ok, demikian tentang Siapa Pengguna Laporan Keuangan, semoga tulisan ini bermanfaat, terima kasih


Kas Kecil Metode Fluktuasi | Contoh Soal Sistem Fluktuasi

Sebelumnya telah dibahas pengertian kas kecil dan kas kecil metode impres
kali ini  yang akan kita bahas tentang tentang kas kecil sistem flutuasi
kas kecil metode sistem fluktuasi, atau yang juga banyak disebut sebagai:

Fluctuation Fund System (Sistem dana Berubah)


Pada  sistem dana berubah ini menyatakan bahwa jumlah nominal kas kecil tidak ditetapkan namun jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya ketika manajemen membuat keputusan pertama kali perusahaan menetapkan nominal kas kecil sebesar Rp 5 Juta, Lalu kas kecil tersebut dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan lalu kemudian kas kecil diisi kembali. Saat pengisian kembali,  jika menggunakan sistem dana tetap, maka jumlah nominal kas kecil harus sama dengan jumlah kas kecil awal (saldo awal) sedangkan jika pada kas kecil sistem fluktuasi, jumlah nominal pengisian kas kecilnya tidak harus sama dengan saldo awalnya, tapi bisa kurang maupun bisa lebih.

Contoh Soal pencatatan kas kecil sistem flutuasi

PT Astria Bersama menyelenggarakan kas kecil untuk pengeluaran-pengeluaran dalam jumlah kecil. Kas tersebut mulai dibuka pada tanggal 2 Desember 2014 dengan menerima uang sebanyak Rp 4.000.000 dari Kas. Untuk selanjutnya kas kecil diisi setiap tanggal 15 dan 30. Transaksi yang berhubungan dengan kas kecil selama bulan desember 2014 adalah sebagai berikut:

3 desember      Dibeli materai Rp 300.000
8 desember      Dibayar rekening listrik Rp 320.000 dan air Rp 230.000
11 desember    Dibayar biaya iklan pada harian kompas Rp 250.000
14 desember    Dana kas kecil dianggap terlalu besar Rp 500.000 disetor kembali ke kas
15 desember    Dana kas kecil diisi kembali.
19 desember    Dibayar biaya angkut pembelian Rp 240.000
21 desember    Dibayar biaya telepon Rp 350.000
27 desember    Dibeli perlengkapan kantor Rp 650.000
29 desember    Dibayar untuk pengobatan karyawan yang sakit Rp 200.000
29 desember    Dibayar biaya angkut barang Rp 130.000
30 desember    Dana kas kecil diisi kembali.

Diminta:
Buatlah Jurnal umum, jika menggunakan Metode Fluktuasi (Fluctuation Fund System)

Tanggal Keterangan Debit Kredit
Pembentukan dana Kas Kecil ]
02/12/2014
KasKecil Rp4.000.000
Kas Rp4.000.000
[ pengeluaran dana kas kecil langsung di catat ]
03/12/2014
Perlengkapan Kantor Rp300.000
Kas Kecil Rp300.000
08/12/2014
Biaya Listrik Rp320.000
BiayaAir Rp230.000
Kas Kecil Rp550.000
11/12/2014
Biaya Iklan Rp250.000
Kas Kecil Rp250.000
[ Penurunan saldo kas kecil ]
14/12/2014 Kas Rp500.000
Kas Kecil Rp500.000
[ Pengisian kembali dana kas kecil ]
15/12/2014 KasKecil Rp1.100.000
Kas Rp1.100.000
pencatatan pengeluaran kas kecil ]
19/12/2014 | Biaya angkut Rp240.000
Kas Kecil Rp240.000
21/12/2014 | Biaya Telepon Rp350.000
Kas Kecil Rp350.000
27/12/2014 | Perlengkapan Kantor Rp650.000
Kas Kecil Rp650.000
29/12/2014 | Biaya Rupa rupa Rp200.000
Kas Kecil Rp200.000
29/12/2014 | Biaya angkut Rp 130.00
Kas Kecil Rp130.000
[ pengisian kembali dana kas kecil ]
30/12/2014 | KasKecil Rp1.570.000
Kas Rp1.570.000


Demikian contoh soal kas kecil metode fluktuasi apabila ada yang salah baik dalam pencatatan, jumlah ataupun penulisan, silahkan koreksi dengan berkomentar. 

Jumat, 09 Januari 2015

Teori Laporan Keuangan Konsolidasi | Part 2

Laporan Keuangan Konsolidasi | Teori


Postingan kali ini adalah lanjutan dari postingan tentang Laporan keuangan Konsolidasi sebelumnya, juga sangat berhubungan dengan postingan tentang Merger dan Akuisisi

Sebelum membahas tehnikal-nya, mari kita membahas teorinya terlebih dahulu mengenai laporan keuangan konsolidasi karena akan susah mengetahui tentang detail langkah teknisnya sebelum mengetahui teorinya bukan? sebelumnya saya sudah pernah posting tentang merger dan akuisisi, penggabungan usaha memiliki berbagai skema yang bisa dilakukan sesuai dengan tujuan dan maksud dari penggabungan itu sendiri. Memperoleh kendali entitas usaha lain merupakan salah satu tujuan penggabungan entitas usaha, biasanya dilakukan dengan membeli mayoritas saham perusahaan investee dengan tanpa melikuidasi / membubarkannya.

Syarat wajib Laporan Konsolidasi hrus disusun adalah saat salah satu entitas yang bergabung mempunyai kendali atas entitas usaha (perusahaan) lain. perusahaan investor atau yang bisa disebut sebagai acquirer (perusahaan induk) adalah yang menyusunnya. Pengendalian atas perusahaan investee diperoleh  jika salah satu entitas usaha yang bergabung memiliki lebih dari 50 persen hak suara pada perusahaan yang lain, kecuali jika bisa dibuktikaan sebaliknya bahwa tdak terdapat pngendalian meskipun kepemilikan lebih dari 50 %. Laporan tsb harus berdasar pada substansi dari peristiwa ekonomi dan tidak menyesatkan pihak yang berkepentingan.

Apabila saham yang dibeli seluruhnya (100%), maka laporan keuangan konsolidasi mudah saja disusun. kita hanya menggabungkan saja kedua atau lebih hasil operasional perusahaan, guna menghasilkan 1 laporan keuangan, (skema perusahaan induk - perusahaan cabang). Akan tetapi, persoalan muncul manakala investor membeli saham perusahaan investee kurang dari 100 persen, artiny masih ada hak bagi perushaan investe meskipun kecil atau sangat kecil (minoritas)

Persoalan seperti itu pada akhirnya menimbulkan teori teori dalam proses penyusunan lap. keuangan konsolidasi, berikut diantarnya:

Teori Perusahaan Induk [Proprietary Theory]


Teori ini merupakan teori yang pertama diaplikasikan dalam sejarah penyusunan laporan konsolidasi. Teori berdasar pada asumsi bahwa laporan keuangan konsolidasi merupakan perluasan dari laporan keuangan induk perusahaan. maka dari itu laporan keuangan konsolidasi dibuat berdasarkan sudut pandang pemegang sham perusahaan induk. ini artinya bahwa laporan keuangan konsolidasi hanya dibuat untuk kepentingan pemegang saham perusahaan induk, termasuk laba bersih laporan keuangan konsolidasi adalah ukuran laba rugi untuk perusahan induk saja.

Namun sayangnya, teori ini menjadi tidak aplikatif saat kepemilikan atas perusahaan investee tidak sampai 100 persen. maka akan muncul ketidak konsistenan pada perlakuan akuntansi-nya. contohnya:
  • Kepemilikan yang minoritas merupakan kewajiban dilihat dari sudut pndang pemegang saham perusahaan induk (kepemilikan minoritas dimsukkan dalam kelompok kewajban), namun pada kenyataanya kewajiban yg dimksud disini bukanlah kewajiban yg brdasarkan pada konsep kewajiban pada umumnya atau yang lazim
  • Laba kepemilikan minirotas diangap sbg beban dari sudut pandang stockholder induk perusahaan, beban yg dimaksudk tidaklah memenuhi kriteria lazimnya beban (beban yang lazim)

Teori Entitas [Entity Theory]


Dalam Teori ini hendak menjawab solusi atas persoalan yang muncul dalam Teori Perusahaan Induk [Proprietary Theory]
  • Teori Entitas merefleksikan sudut pandang keseluruhan perusahaan (induk-anak)
  • Laba kepemlikan minoritas merupakan distribusi total laba laporan konsolidasi
  • kepemilkan minoritas adalah bagian dari ekuitas pemegang saham konsolidasi
  • Ekuitas dan laba anak perusahaan ditentukan thadap seluruh pemegang saham sehingga laba secara total dapat didistribusikan secara konsisten kepada pemegang saham mayoritas juga pemegang saham minoritas.
  • Seluruh Aset bersih perusahaan anak di-konsolidasi-kan pada nilai wajarnya, berdasar pada harga yg dibayar oleh perusahaan induk untk kepemilikannya. ini bertujuan untuk mnjamin konsistensi penilaian aset bersih kepemilikan mayoritas dan juga kepemilikan minoritas
Kita bisa lihat, Teori Entitas ini seolah memaksakan kepemilikan minoritas berkepentingan atas laporan keuangan konsolidasi, padahal sebenarnya kepemilikan minoritas tidak memerlukan. laba bersih dianggap suatu komponen dari equitas di neraca laporan keuangan konsolidasi. dan ini tidaklah relevan.

Teori Kontemporer [Contemporary Theory]


Teori Kontemporer ini berada diatara Teori Perusahaan Induk dan Teori Entitas. Hal ini bisa kita lihat dari pendekatan yang dipakai dalam penyusunan laporan konsolidasi:
  • Dalam laporan keuangan konsolidasi, posisi keuangan disajikan sebagai hasil operasional usaha dari perusahaan tunggal, akan tetapi disusun terutama buat kepentingan pemegang saham dan kreditor perusahaan induk.
  • Laba bersih konsolidasi merupakan laba untuk stockholder induk perusahaan.
  • Laba kepemilkan minioritas merupakan pengurang dalam penentuan laba bersih konsolidasi, tapi bukan berarti menjadi beban seperti Teori Perusahaan Induk. ini sebagai perwujudan alokasi realisasi laba perusahaan keseluruhan kepada pemegang saham baik mayoritas maupun minoritas.
  • Equitas kepemilikan minioritas diangap sebagai bagian dari equitas konsolidasi, dan dilaporkan dalam jumlah tunggal karena laporan konsolidasi tidak akan memberikan manfaat kepada kepemilikan minoritas
  • Aset bersih anak perusahaan di-konsolidasi-kan pada nilai buku aset ditambahkan dengan kelebihan investasi induk perusahaan atas nilai buku aset anak perusahaan. dan selisihnya diamortisasi pada periode periode berikutnya.

Ok, ketiga teori diatas merupakan teori tentang dasar penyusunan laporan konsolidasi yang menuai banyak pro dan kontra, namun, FASB cenderung lebih ada ditengah tengahnya, seperti dalam statemen FASB No 94 yang menyatakan bahwa:
  • Kepemilikan minoritas dimasukkan sbg komponen yang terpisah dari equitas neraca konsolidasi
  • Laba kepemlikan minoritas bukanlah beban atau kerugian, tapi sebagai pengurang laba bersih konsolidasi untuk menghitung besara laba mayoritas
  • Laporan konsolidasi harus menyajikan laba bersih untuk kepemilikan mayoritas dan juga laba bersih untuk kepemilikan minoritas.

Oke, saya kira cukup disampai disini saja tengan teori laporan keuangan konsolidasi -nya..Bagaimana cara dan prosedur untuk menghasilkan laporan konsolidasi? akan saya posting di artikel berikutnya.

semoga tulisan tentang teori laporan konsolidasi ini bermanfaat,
sampai jumpa


Kas Kecil Metode Impress | Contoh Soal Metode Impress

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya mengenai  Kas Kecil kali ini saya akan melanjutkan dengan contoh soal mengenai kas kecil metode Imprest

Sekilas mengenai Kas Kecil Metode Imprest atau disebut juga sistem dana tetap

Imprest Fund System atau Sistem Dana Tetap Adalah metode pembukuan petty cash dimana jumlah rekening kas kecilnya tidak berubah alias tetap. apabila terjadi pengeluaran kas kecil, pemegang petty cash tidak serta merta melalukan pencatatan atas transaksinya, tetapi sebatas mengumpulkan bukti bukti transaksi pengeluaran.
Jika dana petty cas mau habis barulah pemegang kas kecil pencatatan transaksi dengan berdasar bukti transaksi ekonomi yang telah dikumpulkan, lalu kemudian mengajukan pembentukan kembali dana cas kecil pada bendahara yang nominalnya sesuai dengan pembukuan dan bukti transaksi, sehingga jumlah dana kas kecilnya sama seperti semula.

Langkah langkah operasional kas kecil metode imprest :
  1. Pembentukan dana kas kecil, pemegang petty cash diberi sejumlah uang guna pembayaran transaksi atau pengeluaran yang tidak material yang diprediksi bisa memenuhi kebutuhan dengan jangka waktu tertentu.
  2. Penggunaan kas kecil untuk pembayaran transaksi pengeluaran pengeluaran. 
  3. Saat dana kas kecil tidak ada (habis), kas kecil diisi kembali dengan jumlah nominal yang sama dengan jumlah pengeluaran atas transaksi yang terjadi

Contoh Soal Kas Kecil Metode Imprest | Sistem Dana Tetap



PT Astria Bersama menetapkan kas kecil untuk pembayaran pengeluaran dalam nominal yang kecil. Kas kecil tersebut dimulai pada tanggal 1 Januari 2015 dengan menerima uang sebesar Rp 2.500.000 dari akun kas. berikutnya, kas kecil akan diisi lagi pada setiap tanggal 15 dan 30. Transaksi transaksi pengeluaran yang menggunakan kas kecil selama bulan Januari 2015 adalah sebagai berikut:

03 januari     Dibeli materai Rp 300.000
08 januari     Pembayaran beban listrik Rp 320.000 dan air Rp 280.000
11 januari     Dibayar biaya iklan di koran jawa pos Rp 250.000
14 januari     Kas kecil dianggap terlalu besar Rp 500.000 sehingga disetor kembali ke kas
15 januari     Dana kas kecil diisi kembali.
19 januari     Dibayar biaya angkut pembelian Rp 240.000
21 januari     Dibayar biaya telepon Rp 360.000
29 januari     Dibayar untuk biaya pengobatan staf yang sakit Rp 200.000
30 januari     Dana kas kecil diisi kembali.


Catatlah Jurnal umum,  dengan menggunakan Metode Impress 

Tanggal
Keterangan Debit Kredit
Pembentukan dana Kas Kecil ]
01/01/2015 Kas Kecil Rp2.500.000
Kas Rp2.500.000
[pengeluaran kas kecil tidak dicatat saat terjadi transaksi]
03/01/2015 ------ ------ ------ ------
08/01/2015 ------ ------ ------ ------
11/01/2015 ------ ------ ------ ------
[Penurunan saldo' kas kecil dan dikembalikan ke akun kas]
14/12/2014 Kas Rp500.000
Kas Kecil Rp500.000
Pengisian kembali dana kas kecil ]
15/12/2014 Perlengkapan Kantor Rp300.000
Biaya Listrik Rp320.000
Biaya Air Rp280.000
Biaya Iklan Rp250.000
Kas Rp1.150.000
[pengeluaran kas kecil tidak dicatat saat terjadi transaksi]
19/01/2015 ------ ------ ------ ------
21/01/2015 ------ ------ ------ ------
29/01/2015 ------ ------ ------ ------
pengisian dana kas kecil ]
30/01/2015 B. Angkut Rp240.000
Biaya Telepon Rp360.000
B rupa rupa Rp200.000
Kas Rp800.000

Demikian Contoh Soal Kas Kecil Metode Imprest apabila ada yang salah baik dalam pencatatan, jumlah ataupun penulisan, silahkan koreksi dengan berkomentar. 

Kantor Akuntan Publik di Indonesia

Kantor Akuntan Publik di Indonesia


Sebelumnya saya sudah tulis artikel tentang pengertian dan syarat syarat mendirikan KAP di Indonesia, silahkan dan dapat anda baca di Kantor Akuntan Publik



KAP di Indonesia - Berikut beberapa kantor akuntan publik atau yang biasa disingkat KAP yang bisa dibilang salah sekian terbaik dan terbesar yang aktif dan melayani perusahaan perusahaan besar di Indonesia.. ada sepuluh KAP yang saya kira yang bagus menurut saya.. urutan berdasar alfabet ya. juga link kantor akuntan publik nya saya sertakan

  1. BKD
  2. BDO USA
  3. CBIZ (Mayer Hoffman McCann)
  4. Crowe Horwath
  5. Deloitte – KAP Osman Bing Satrio
  6. Ernst & Young – KAP Purwantono, Sarwoko, Sandjaja
  7. Grant Thornton
  8. KPMG – KAP Sidharta, Sidharta, Widjaja
  9. PwC (Pricewaterhouse Coopers) – KAP Haryanto Sahari
  10. RSM (McGladrey & Pullen)
Silahkan langsung klik link untuk menuju ke website masing masing kantor akuntan publik tersebut untuk lebih mengetahui profil dan detail lainnya.

Bagaimana dengan KAP lokal yang tidak besar? banyak juga kok, terutama di kota kota besar pasti ada KAP lokal skala low-middle.. bisa di cari di google dengan kata kunci kantor akuntan publik plus nama kotanya. Auditor didalamnya juga saya kira sama saja

Semoga list mengenai Kantor Akuntan Publik di Indonesia ini berguna :)
terima kasih

PENGERTIAN AKUNTANSI | Definisi Akuntansi Menurut Ahli

Pengertian Akuntansi - Akuntansi Keuangan dalam bisnis dan dinamika perusahaan memiliki peranan yang signifikan terutama untuk memberikan informasi keuangan sebagai dasar dan pendukung dalam pengambilan sebuah keputusan dalam suatu perusahaan. Bermacam macam kepentingan, keputusan, dan juga penggunaan informasi keuangan dalam perusahaan membuat ilmu akuntansi mengalami perkembangan. Informasi yang dihasilkan bukan hanya sebatas pada pelaporan keuangan sebagai bentuk pertanggung-jawaban manajemen, namun juga sebagai instrumen pendukung pengambilan suatu keputusan di masa mendatang, juga peramalan laba. sederhananya, pengertian akuntansi keuangan bisa kita lihat seperti berikut ini
Secara sederhana, pengertian akuntansi keuangan adalah sebagai alat bantu dalam pengambilan suatu keputusan ekonomi dan juga detail keuangan
Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi
Peranannya  sangat menonjok dalam membantu melancarkan tugas manajemen, khususnya dalam kaitan melaksanakan fungsi suatu perencanaan dan pengawasan dalam entitas. pada kesempatan kali ini saya akan menulis beberapa pengertian akuntansi keuangan dan tujuan akuntansi keuangan yang utama. ada beberapa Definisi akuntansi keuangan dari beberapa sudut yang akan saya bahas agar lebih lengkap.


Definisi Akuntansi Keuangan dari Sudut Pemakai:

Akuntansi keuangan bisa didefinisikan sebagai sebuah disiplin ilmu yang menyajikan suatu informasi yang diperlukan untuk melaksanakan serta mengevaluasi kegiatan ekonomi secara efisien. Informasi yang dihasilkan umunya diperlukan untuk:
  • Membuat suatu perencanaan, pengawasan yang efektif serta pengambilan sebuah keputusan ekonomi oleh manajemen.
  • Pertanggung-jawaban manajemen entitas bisnis kepada para pemilik/investor, kreditor, pemerintah dan pihak yang membutuhkan lainnya.
Dari Pengertian Akuntansi Keuangan tersebut, bisa disimpulkan beberapa hal berikut:
  • Akuntansi keuangan dijalankan dalam suatu entitas (umumnya berupa entitas bisnis/perusahaan), Informasi yang dihasilkannya berupa informasi tentang entitas/organisasi.
  • Informasi akuntansi dipergunakan dalam pengambilan suatu keputusan intern entitas/organisasi (manajemen), juga untuk pengambilan suatu keputusan oleh pihak ekstern organisasi (pemilik/investor, kreditor serta pihak eksternal lainnya).

Pengertian Akuntansi dari Sudut Proses Kegiatan:

Akuntansi adalah suatu proses pencatatan, pengklasifikasian/penggolongan, pelaporan serta peng-analisa-an data keuangan suatu entitas/organisasi. Definisi ini menunjukkan kegiatan akuntansi adalah tugas yang kompleks, yang meliputi berbagai macam kegiatan. Basically, akuntansi harusnya:
  • Mengidentifikasi data yang berhubungan atau relevan dengan keputusan jang akan diambil.
  • Memproses dan atau menganalisa data-data yang relevan.
  • Mengolah data menjadi suatu informasi handal yang bisa digunakan untuk pengmbilan keputusan.
American Accounting Asociation (AAA) mengartikan akuntansi sebagai suatu proses meng-identifikasi-kan, mengukur serta melaporkan informasi ekonomi yang memungkinkan adanya penilaian serta keputusan yang jelas, tegas bagi pihak yang membutuhkan dan menggunakan informasi ekonomi tersebut

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Jika ditelaah, definisi akuntansi keuangan ini memiliki beberapa pengertian, yaitu:
  • Bahwa akuntansi keuangan adalah suatu proses yang terdiri dari pengidentifikasian, pengukuran, dan pelaporan informasi ekonomi. (pada bagian ini menjelaskan mengenai kegiatan akuntansi).
  • Bahwa informasi tersebut diharapkan bisa bermanfaat dalam suatu penilaian dan pengambilan keputusan mengenai entitas/organisasi yang bersangkutan. (menjelaskan fungsi dari akuntansi).
Tujuan yang paling utama dari akutansi keuangan adalah memberikan suatu informasi ekonomi dari suatu entitas/kesatuan ekonomi kepada pihak yang mempunyai kepentingan baik dari internal maupuan eksternal dari entitas/kesatuan ekonomi. maksud dari kesatuan ekonomi adalah entitas bisnis(badan usaha). 

Sebuah perusahaan atau entitas bisnis sekiranya perlu membuat/menciptakan suatu metode pencatatan atas aktivitas, pengklasifikasian, analisa serta pengendalian atas kegiatan dan transaksi ekonomi dan kemudian membuat laporannya guna menghasilkan informasi akuntansi. aktivitas akuntansi meliputi:
  • Peng-identifikasi-an serta pengukuran data yang berhubungan/relevan untuk pengambilan keputusan.
  • Memproses data yang bersangkutan lalu kemudian melaporkan informasi yang dihasilkan.
  • Mengkomunikasikan informasi yang dihasilkan kepada pihak pemakai laporan akuntansi.
Demikianlah beberapa pengertian akuntansi, semoga artikel ini bermanfaat. dan jika ada koreksi, silahkan jangan sungkan sungkan untuk berkomentar atau hubungi kami. terima kasih.


Copyright © 2015 LZRDY 0721
| Distributed By Gooyaabi Templates